2024-04-02 15:48

Dukungan Kemerdekaan Palestina bagian Komitmen Menjalankan Amanah Konstitusi

Share

HARIAN PELITA — Dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina merupakan bagian dari upaya bangsa Indonesia menjalankan amanah Undang-Undang Dasar 1945 yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

“Aksi penjajahan zionis Israel terhadap Palestina, yang menimbulkan korban mayoritas perempuan dan anak-anak, merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus segera dihentikan,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/4/2024).

Pernyataan Lestari merupakan Wakil Ketua MPR RI koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah itu diungkapkan di sela acara Silaturahmi dan Buka Puasa MPR, MUI dan Baznas bersama para Imam Palestina di Gedung Nusantara IV MPR/DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2024) sore.

Hadir pada acara itu antara lain Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo beserta sejumlah pimpinan MPR Dr H Anwar Abbas (Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia), Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri RI), Laksamana TNI Dr Muhammad Ali (Kepala Staf Angkatan Laut), Letjen TNI Bambang Ismawan (Kepala Staf Umum TNI) serta jajaran pimpinan Baznas dan sejumlah perwakilan ormas Islam.

Syekh Dr Samih Kamil Ahmad Hajjaj, salah satu Imam Palestina yang hadir menceritakan kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina, yang memakan korban perempuan dan anak-anak.

Aksi keji Israel, menurut Syekh Samih, ikut menghancurkan 1.000 masjid dan kini menyisakan 200 masjid di tanah Palestina. Serangan zionis Israel juga tak menyisakan rumah sakit memperpanjang penderitaan rakyat Palestina.

Pada sambutannya, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyebutkan apa yang terjadi di tanah Palestina adalah sebuah tragedi kemanusiaan.

Rerie, sapaan akrab Lestari menilai kepedulian masyarakat Indonesia terhadap penderitaan yang dialami masyarakat Palestina sangat tinggi.

Hal itu, tambahnya, terlihat dari solidnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, para ulama dan sejumlah organisasi kemasyarakatan di tanah air dalam merespon setiap perkembangan konflik antara Israel dan Palestina.

Kolaborasi antara kementerian dan lembaga, serta masyarakat, dalam upaya penyaluran bantuan kemanusiaan ke Palestina, ujar Rerie, yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, mampu berjalan dengan baik.

Kehadiran Baznas, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, sebagai salah satu lembaga yang menampung dana bantuan untuk Palestina mempermudah masyarakat untuk mewujudkan kepedulian mereka.

Demikian juga, tambah Rerie, dengan keterlibatan TNI dan Kementerian Luar Negeri yang berperan aktif mengantarkan bantuan kemanusiaan dari Indonesia sampai ke rakyat Palestina. •Redaksi/Rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *