2022-11-23 21:04

Strategi Kampanye Golkar Menyasar Pemilih Milenial

Share

HARIAN PELITA — Politisi Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno mengungkapkan partainya menerapkan strategi menarik suara generasi muda diperkirakan mencapai angka 60 persen dari total pemilih pada Pemilu 2024.

Menurutnya, Golkar akan mengedepankan tokoh-tokoh muda sebagai wajah partai, sekaligus menarik perhatian generasi muda dengan kebijakan-kebijakan yang menyasar pemilih muda. Keduanya dilakukan bersamaan.

“Harus berbarengan ya. Tentu untuk terus mengingatkan dan mempertegas posisi Golkar dalam memperbesar porsi pemuda pasti harus menampilkan politisi-politisi muda. Selain yang ada di internal Golkar, juga merekrut dari luar. Supaya generasi muda masuk ke dalam Partai Golkar, dan maju dalam pileg atau pilkada,” tegas Dave Laksono, Rabu (23/11/2022).

Selain itu, partai berlambang beringin itu juga memfokuskan pada kebijakan-kebijakan pro generasi muda. Salah satunya dengan memperjuangkan kebijakan perundang-undangan yang memihak pada kaum muda.

“Harus ada tindakan konkret dalam bentuk kebijakan yang berpihak pada generasi millenial. Pertama, dalam kebijakan perundangan di DPR,” ujarnya.

Sebelumnya, hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis pada akhir September menyebutkan Partai Golkar menduduki posisi pertama untuk tingkat popularitas di kalangan generasi muda.

Menurutnya, Fraksi Partai Golkar di DPR selama ini turut berupaya keras untuk menggolkan berbagai kebijakan yang menjadikan generasi muda sebagai lokomotif.

“Seperti Omnibus Law, Desain Besar Olahraga Nasional, lalu juga harmonisasi pajak, tiga hal ini yang berpihak ke generasi muda karena dengan itu memudahkan bagi generasi muda untuk memiliki rumah, mencari pekerjaan, membuka lapangan pekerjaan, menarik investasi dari luar, transformasi ekonomi digital,” ungkapnya.

Selain itu, kader Golkar yang duduk di parlemen juga berupaya keras untuk menyampaikan dan membumikan capaian Ketum Golkar Airlangga Hartarto dalam bidang ekonomi. Selama ini, capaian dan kinerja apik Airlangga dalam bidang ekonomi dinilai kurang tersosialisasikan ke masyarakat. “Itu tugas kita di DPR untuk mempertegas benang merahnya,” tuturnya. ●Red/Yadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *