2026-04-19 0:55

Otak Penyebar Potongan Video Pidato JK Segera Ditangkap, Tokoh Masyarakat Makassar Mendesak

Share

HARIAN PELITA — Otak Penyebar pertama potongan video pidato Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait “mati syahid” akan dilaporkan ke polisi dan segera ditangkap

Upaya hukum itu rencananya ditempuh oleh sejumlah pemuka agama di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka menamakan diri Anti Provokator Nasional diketuai Muchtar Daeng Lau.

Beberapa pemuka agama yang tergabung di antaranya Ketua Muhammadiyah Makassar, KH Muhammad Said Abd Shamad, dan petinggi eks FPI Sulsel, Habib Husein.

Muchtar Daeng Lau mengatakan, sosok tokoh bangsa seperti Jusuf Kalla tidak pantas diframing negatif bernada provokatif melalui potongan video.

Baginya, rekam jejak JK dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa tidak perlu diragukan.

“Kita tahu bersama bahwa sosok Pak JK bukanlah tokoh sembarangan, beliau terlibat langsung dalam mendamaikan konflik baik di Ambon, Poso, ataupun di Aceh,” kata Muchtar saat konferensi pers di Warkop Pojok, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (17/4/2026) lalu.

Lanjut Muchtar, dengan rekam jejak sebagai “juru damai” yang tersemat kepadanya, potongan video JK tak layak dijadikan bahan provokasi.

“Kontribusi beliau dalam menjaga perdamaian sangat jelas, baik tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Sementara itu, KH Muhammad Said Abd Shamad mengatakan, upaya pelaporan oleh Tim Hukum Anti Provokator Nasional akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Tim ini akan mengadakan upaya hukum terhadap orang yang pertama-tama melakukan postingan ini dan menyebarkannya karena ini merupakan tindakan melanggar hukum,” ujarnya. ●Redaksi/HP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *