Mengenal Almarhum Zulmansyah Sekedang Pejuang Pers Tak Kenal Lelah
HARIAN PELITA — Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Zulmansyah Sekedang wafat pada Sabtu (18/4/2026) dini hari.
Kepergian almarhum Zulmansyah Sekedang yang dikenal ramah itu bagaikan petir bagi keluarga besar PWI Pusat maupun bagi dunia jurnalistik Indonesia.
Kepergiannya begitu mendadak meninggalkan torehan perjuangannya terhadap marwah PWI yang sangat dicintainya. Almarhum terserang penyakit jantung ketika di rawat di RS Budi Kemuliaan Jakarta.
Semasa hidupnya Zulmansyah Sekedang dikenal aktif dalam pengembangan organisasi serta mendorong peningkatan profesionalisme wartawan di Tanah Air.
Almarhum Zulmansyah Sekedang anak ke dua dari tujuh bersaudara, ia lahir di sebuah asrama tentara di Banda Aceh, menyelesaikan pendidikan SD, SMP dan SMA di Provinsi Aceh.
Kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Riau, jurusan Ilmu Administrasi Negara pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Semasa mahasiswa aktif dalam berbagai organisasi intra-universitas seperti Surat Kabar Kampus (SKK) Bahana Mahasiswa, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sakai dan Senat Mahasiswa Universitas Riau.
Di organisasi ekstra-universitas, almarhum juga aktif menjadi pengurus teras di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru, Persatuan Mahasiswa Ilmu Administrasi (Permadi) Riau dan lain-lain.
●Riwayat pekerjaan Zulmansyah
• Direktur Utama Harian Sumut Pos.
• Komisaris Utama Harian Posmetro Medan.
• Komisaris Harian Rakyat Aceh.
• Komisaris Harian Metro Siantar.
• Komisaris Pekanbaru Pos.[8]
• Direktur Utama Riau Televisi (RTV).[9]
• Komisaris Riau Televisi (RTV).
●Riwayat organsasi Zulmansyah.
• Ketua Lembaga Pers Himpunan Mahasiswa Islam (LAPMI) Cabang Pekanbaru.
• Ketua Forum Pemimpin Redaksi Jawa Pos Group (JPG).
• Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau.
• Ketua Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau.
• Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau (2017–2022 dan 2022–2027).
• Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat (2023–2028 saat berseteru dengan Pengurus PWI Pusat. ●Redaksi/HP
