2026-04-22 20:45

Antisipasi Karhutla 2026, Polda NTB Petakan 214 Hektare Lahan Rawan Api

Share

HARIAN PELITA — Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat memetakan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026.

Wakapolda NTB, Brigjen Pol Hari Nugroho memimpin Konferensi Pers usai gelar simulasi dan sarpras guna memastikan sinergi antar-instansi dalam kondisi siaga satu.

Hadir Dinas Pertanian, BMKG, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, hingga pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dan perwakilan dari wilayah Pulau Sumbawa.

Brigjen Pol Hari Nugroho mengungkapkan bahwa data potensi Karhutla hingga Maret 2026 menunjukkan total luas lahan terdampak mencapai 214 hektare, yang tersebar di beberapa titik rawan.

●Dompu: 89 Hektare
●Bima: 88 Hektare
●Sumbawa: 39 Hektare

“Kita ingin mendapatkan informasi terkait iklim yang berkembang mulai sekarang sampai akhir tahun. BMKG sudah memaparkan prediksi bulan-bulan rawan yang harus kita antisipasi bersama terkait kerawanan Karhutla,” ujar Wakapolda.

Salah satu poin strategis dalam rakor ini adalah rencana pembuatan Buku Saku Bersama. Buku ini akan berisi database personel, daftar peralatan yang dimiliki masing-masing instansi, hingga frekuensi radio HT untuk memudahkan komunikasi lapangan.

“Kita membangun sistem K3: Koordinasi, Komunikasi, dan Kolaborasi. Kita bentuk grup WhatsApp khusus agar update informasi cepat. Kita berbicara dengan waktu; kalau lambat, api semakin meluas,” tegasnya.

Polda NTB juga melakukan simulasi alat pemadam kebakaran. Wakapolda menyoroti bahwa tidak semua alat pemadam modern efektif digunakan di medan hutan yang curam.

Menanggapi kerawanan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), pihak kepolisian memperketat pengawasan, terutama di area savana yang mudah terbakar.


“TNGR sudah lebih masif memberikan imbauan kepada pendaki. Dilarang membuang puntung rokok sembarangan dan pastikan api unggun benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Para Kapolres juga sudah bergerak menyebarkan maklumat Kapolda kepada masyarakat,” jelas jenderal bintang satu itu. ●Redaksi/LR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *