Ormas Islam Bela JK, Kecam Ade Armando dan Abu Janda Provokator Penghasut Umat Beragama
HARIAN PELITA — Organisasi Islam (Ormas) mengecam tindakan dua pegiat media sosial Ade Armando dan Abu Janda sebagai provokar pemecah umat beragama di Indonesia.
Itu dilontarkan seluruh Ormas dilontarkan ketika bertemu dengan Jusuf Kalla dikediamannya, Jalan Brawijaya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (28/4/2026) malam.
Pertemuan itu dihadiri 40 pimpinan ormas Islam sebagai bentuk pembelaan terhadap JK yang belum lama ini dilaporkan atas dugaan penistaan agama di Polda Metro Jaya.
“Didasari oleh rasa tak enak di kalangan tokoh-tokoh Islam bahwa terakhir ini yang banyak membela Bapak Jusuf Kalla adalah para tokoh-tokoh Kristiani, baik PGI, dari PGI maupun KWI. Maka pimpinan ormas-ormas Islam merasa tergerak untuk bersilaturahim membicarakan apa yang terjadi terakhir ini,” ujar Din Syamsuddin usai pertemuan selaku perwakilan ormas.
Pertemuan digelar sekitar tiga jam mulai pukul 20.00 hingga sekitar 23.00 WIB.
Din menilai tudingan penistaan agama dalam pidato JK di kampus UGM dalam beberapa waktu telah menimbulkan hiruk pikuk di tengah publik.
Menurut dia, potongan video pidato tersebut terlalu tendensius, provokatif, dan hanya akan mengadu domba.
“Maka oleh karena itu, ada dari kalangan ormas-ormas Islam para advokat yang akan menuntut yang bersangkutan, karena sebenarnya bukan pertama kali, sudah berkali-kali menyebar fitnah dan mengadu domba antar umat beragama,” ujar Din.
Din pun menegaskan pihaknya telah mengerahkan sejumlah advokat untuk membela JK dalam kasus tersebut.
Dia bahkan mengancam akan melaporkan balik pada pihak yang telah melaporkan JK.
“Itu terserah advokat nanti. Dalam waktu dekat, mungkin di dalam bulan April ini juga, atau paling lama awal Mei nanti itu,” katanya. ●Redaksi/ES
