KemenPPPA Ajak Anak Nobar “Na Willa”, Veronica Tan: Ruang Positif Penting untuk Tumbuh Kembang Anak
HARIAN PELITA — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Na Willa bersama anak-anak dari Sekolah Rakyat dan rumah susun di Bioskop XXI Metropole, Cikini, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang-ruang positif bagi anak melalui pendekatan yang dekat dengan dunia mereka.
Wakil Menteri PPPA Veronica Tan menegaskan bahwa anak-anak membutuhkan lebih banyak ruang yang aman dan mendukung untuk tumbuh, belajar, serta membangun keberanian sejak dini.
“Anak-anak perlu dibangun ruang-ruang positif, ruang yang membuat mereka merasa aman, didengar, dan belajar banyak hal baik sejak dini,” ujar Veronica Tan kepada wartawan.
Ia menilai film Na Willa menjadi medium yang tepat karena menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan anak-anak, sekaligus sarat nilai edukatif.
Menurutnya, film tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti keberanian, persahabatan, empati, serta cara anak memahami lingkungan di sekitarnya.
“Film Na Willa banyak memberi pelajaran buat anak-anak. Ada nilai tentang keberanian, persahabatan, empati, dan bagaimana anak belajar menghadapi situasi di sekelilingnya,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar. Ia menilai pendekatan edukasi melalui film merupakan cara efektif untuk menyampaikan pesan tanpa terkesan menggurui.
“Lewat cerita yang ringan dan dekat dengan keseharian, anak-anak lebih mudah menangkap nilai-nilai penting yang ingin disampaikan,” kata Irene.
Sementara itu, Ketua Umum Waroeng Imaji, Dopieke Angsana, selaku penyelenggara kegiatan, menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang positif bagi anak-anak melalui kolaborasi dengan KemenPPPA.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem yang ramah anak, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun ruang publik.
“Dengan ruang yang sehat dan positif, anak-anak diharapkan dapat tumbuh lebih percaya diri, berani, dan terlindungi,” ujarnya. ●Redaksi/SAT
