Rampok Perhiasan Emas Rp600 Juta Milik Ibu Kandungnya Bersama Pacarnya di Riau
HARIAN PELITA — Ajak pacar merampok di rumah ibunya menggasak emas senilai Rp600 juta. Padahal pacar pelaku anak kandungnya terjadi di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Pelaku bernama KF (24 tahun) mengatur skenario perampokan demi menguasai perhiasan emas milik ibu pacarnya. Warga pun semula tak percaya karena aksi perampokan itu melibatkan adik kandungnya sendiri yang masih remaja sebagai bagian dari drama perampokan palsu.
Korban diketahui bernama Nova Muthia (35), sementara pelaku adalah anak kandungnya sendiri berinisial KF bersama pacarnya, RT (29).
Keduanya akhirnya ditangkap polisi pada Rabu (20/5/2026) setelah rekayasa perampokan yang mereka susun terbongkar.
Kapolres Bengkalis Fahrian Saleh Siregar mengungkapkan, KF sengaja berpura-pura menjadi korban agar aksi pencurian itu tampak seperti perampokan sungguhan.
“Tersangka KF ini pura-pura jadi korban perampokan, padahal yang merampok itu adalah pacarnya dan mereka sudah kerja sama membuat rekayasa kejadian perampokan,” ujar Fahrian, Kamis (21/5/2026).
Pasangan tersebut mengambil sejumlah perhiasan emas berupa cincin, gelang, dan kalung milik korban.
Fahrian menjelaskan, motif keduanya bukan untuk biaya pernikahan seperti dugaan awal.
“Pengakuan mereka mencuri bukan buat modal nikah, tapi biaya kebutuhan sehari-hari saja apabila emas tersebut dijual,” katanya.
Dalam menjalankan aksinya, KF dan RT menyusun peran masing-masing dengan rapi.
Sekitar pukul 11.47 WIB, RT masuk ke rumah korban saat KF sudah berada di dalam rumah.
KF kemudian meminta pacarnya itu menyekap adik perempuannya yang masih remaja agar situasi terlihat seperti perampokan sungguhan.
Setelah berhasil mengambil emas milik korban, KF lalu berpura-pura panik dan berteriak meminta tolong supaya warga sekitar berdatangan. ●Redaksi/RR
