Warga Cakung Dapat Edukasi dan Bimtek Proklim
HARIAN PELITA —.Warga Kecamatan Cakung Jakarta Timur mendapatkan edukasi serta bekal tentang penataan lingkungan oleh Taufiq Supriadi Yusuf.
Sosok Taufiq merupakan sosok pegiat lingkungan sekaligus Ketua RT08/RW04 di bilangan Malaka Jaya, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kehadiran Taufiq di RW 07 wilayah Kelurahan Jatinegara tak lain saling berbagi ilmu diantaranya penanganan sampah kepada warga sekitar. Camat Cakung Rohmad mendorong warganya untuk senantiasa memilah sampah.
Ia meyakini warga Cakung bisa mengikuti program kampung iklim atau Proklim. Mulai 1 Agustus 2026 nanti sampah atau limbah rumah tangga tidak lagi dibuang ke tempat penampungan akhir sampah di Bantargebang, Bekasi.

“Yang pertama kita menghadirkan salah satu tokoh pak Taufiq dan alhamdulillah beliau berkenan bagi ilmu ke warga RW 07 dalam rangka menata lingkungan. Kita menuju Proklim nanti mudah-mudahan bisa,” ujar Rohmad, Senin (25/5/2026).
Rohmad mengatakan sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 mengatur tentang pemilahan dan pengolahan sampah.
Saat ini, kata dia, warga harus melakukan pemilahan sampah. Menurutnya Jakarta telah menjadi Kota Global. Rohmad menegaskan masalah sampah harus segera dibersihkan dan benar-benar di tata.
Diketahui, kick off serta bimbingan teknis Program Kampung Iklim Rawabadung Asri melibatkan pihak swasta PT Pama Persada dan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH). Jakarta Timur.
Kegiatan ini digelar di sekitar fasum dan dihadiri oleh Ketua RW 07, Aselih serta pengurus RT, termasuk stakeholder lainnya.
“Nanti hanya residu yang bisa dibuang. Kalau kita nggak mulai dari saat ini nanti akan gelagapan. Harus menjaga bumi demi keberlangsungan kehidupan ini dengan jaga lingkungan yang lebih baik lagi,” jelasnya. ●Redaksi/Dw
