2026-05-25 20:39

Wujudkan Jateng Sehat, Polda Jateng Gerakkan Bhabinkamtibmas Dampingi Warga Lawan TB Paru

Share

HARIAN PELITA — Kepolisian Daerah Jawa Tengah meluncurkan program “Polda Jateng Peduli Berantas TB Paru” dirangkaikan dengan Pelatihan Bhabinkamtibmas Tracer TB Paru di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Senin (25/5/2026) pagi.

Program tersebut menjadi langkah nyata kepedulian Polri dalam mendukung upaya pemerintah mengeliminasi penyakit Tuberkulosis (TB) di Indonesia pada tahun 2030.

Mengusung tema “Sinergi Bersama, Putus Rantai TB Paru, Wujudkan Jawa Tengah Sehat”, kegiatan ini dihadiri Kapolda Jateng. Irjenpol. Ribut Hari Wibowo, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, seluruh Kapolres jajaran, Kasat Binmas dan Kasi Dokkes Polres jajaran, serta berbagai unsur organisasi kesehatan dan stakeholder terkait, Ribuan Bhabinkamtibmas dari jajaran Polda Jateng juga mengikuti kegiatan secara virtual melalui zoom meeting.

Sejumlah tokoh dan organisasi kesehatan turut hadir memberikan dukungan terhadap program tersebut, di antaranya Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), hingga Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).

Kabiddokkes Polda Jateng Kombes Pol drg Agung Hadi Wijanarko menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional pemberantasan TB Paru sekaligus menjadi kegiatan utama bakti kesehatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.

Melalui program tersebut, Biddokkes Polda Jateng menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi, kabupaten/kota, serta berbagai organisasi profesi kesehatan untuk melatih para Bhabinkamtibmas menjadi tracer TB Paru di wilayah masing-masing.

“Bhabinkamtibmas nantinya diharapkan mampu membantu tracing kasus TB paru di masyarakat sekaligus memberikan edukasi dan komunikasi yang efektif agar masyarakat mau melakukan pemeriksaan dan menjalani pengobatan sampai tuntas,” ungkapnya.

Tidak hanya dibekali materi tracing dan pelaporan kasus TB, para Bhabinkamtibmas juga mendapatkan pelatihan public speaking dan komunikasi persuasif agar mampu membangun pendekatan humanis kepada warga yang diduga terpapar TB Paru.

Dalam kegiatan tersebut turut diperkenalkan slogan TOSS (Temukan, Obati Sampai Sembuh) sebagai bagian dari kampanye meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan penanganan TB Paru.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dr. Zulfachmi Wahab mengapresiasi langkah Polda Jateng yang dinilai menghadirkan kolaborasi nyata lintas sektor dalam upaya menanggulangi TB.

Ia menyebut Indonesia saat ini masih menjadi negara dengan jumlah penderita TB tertinggi kedua di dunia setelah India sehingga diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tersebut. ●Redaksi/Asq

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *