2024-05-05 1:13

Mengenal Tipe Kulit untuk Teknik Layering yang Tepat

Share

HARIAN PELITA — Metode pengaplikasian produk perawatan kulit berlapis atau skincare layering menjadi semakin populer belakangan ini.

Skincare layering dilakukan untuk memberikan manfaat yang lebih maksimal pada kulit. Dengan metode ini, produk perawatan kulit digunakan secara berurutan bertujuan memberikan hasil maksimal.

Pertama kita perlu mengidentifikasi jenis kulit kita untuk bisa mengenali kebutuhannya.

Kedua, kita perlu memahami konsep minimalis versus layering. Mana yang lebih tepat dan sesuai dengan untuk kulit kita.

“Untuk dapat melakukan teknik layering yang tepat, pertama-tama kita perlu melakukan basic skin check untuk mengetahui tipe kulit kita,” jelas Ike Indrawanti, Cosmetic Scientist Skinproof.

Menurut Ike, mengacu pada dr. Leslie Baumann – seorang peneliti dan ahli kecantikan dari Amerika, jenis kulit bisa diidentifikasi oleh level sebum, sensitifitas, pigmentasi dan elastisitas kulit.

Jika kita mengacu pada Baumann Skin Type System (BSTS) ini, kita akan menemukan empat jenis klasifikasi kulit yaitu kering, berminyak, kombinasi dan sensitif. Jenis kulit kering bisa diidentifikasikan dengan tidak memiliki minyak, tidak ada komedo, memiliki permukaan yang kencang dan tidak merata. Kulit berminyak ditandai dengan pori-pori dan komedo yang membesar dan mengkilap.

“Jenis kulit ini mungkin rentan terhadap jerawat. Namun, jenis kulit berminyak seringkali mengalami dehidrasi, sehingga penting untuk bisa mengontrol minyak dan meminimalkan kilap tanpa menghilangkan minyak alami kulit. Kulit kombinasi adalah karakteristik lebih dari tujuh puluh persen populasi. Dari 70% itu, 98,9% menderita zona-T yang berminyak. Sementara jenis kulit sensitif, biasanya ditandai dengan munculnya kemerahan dan atau iritasi akibat faktor eksternal seperti matahari, asap, dan polusi.” imbuhnya.

Konsep penggunakan produk perawatan kulit secara minimalis menuntut banyak dari satu atau dua produk saja. Tantangannya lebih besar untuk bisa menemukan produk yang tepat. Terlepas dari kebingungan yang diklaim dapat diselesaikan oleh konsep perawatan kulit yang minimalis, teknik pengaplikasian skincare yang berlapis atau layering, terbukti secara ilmiah dan secara alami mendukung logika bahwa satu produk tidak dapat mengatasi berbagai masalah kulit yang dihadapi seseorang.

Cleanser harus menjadi langkah pertama. Bagi yang sudah biasa melakukan double-cleansing, penghapus riasan berbahan dasar minyak dan/atau micellar water, adalah langkah pertama.

Langkah ini membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat oleh riasan, sel kulit mati, atau minyak wajah yang berlebih. Kemudian dilanjutkan dengan sabun wajah yang lembut untuk menghilangkan sisa kotoran dan sisa riasan.

Langkah berikutnya adalah toner untuk membantu meningkatkan efektifitas atau penyerapan produk perawatan berikutnya seperti serum. Terakhir ditutup dengan krim mata dan pelembab. Khusus untuk yang beraktivitas di luar ruangan pada pagi hingga siang, layer berikutnya adalah gunakan sunscreen pada wajah untuk melindungi dari bahaya sinar UV. ●Redaksi/Rls02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *