2023-07-02 16:08

Jaksa Agung Minta Jaga Netralitas di Tahun Politik

Share

HARIAN PELITA —- Jaksa Agung ST Burhanuddin mengimbau kepada seluruh Korps Adhyaksa untuk senantiasa menjaga netralitas di tahun politik. Pihaknya menegaskan untuk tidak menunjukkan keberpihakan kepada para peserta kontestasi pemilihan yang akan dilaksanakan 14 Februari 2024 mendatang.

Selain itu, Burhanuddin juga menekankan agar mewaspadai semua ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang berpotensi akan terjadi dalam semua tahapan pemilihan. Ia menambahkan, mitigasi penyelesaiannya bahkan sebelum permasalahan mencuat ke permukaan.

Laksanakan dan tingkatkan koordinasi dengan semua pihak terkait serta unsur anggota Sentra Penegakan Hukum Terpadu jika terdapat pelanggaran dalam tahapan pelaksanaan pemilihan yang sedang dan akan berlangsung,” tegas Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kamis (4/5/2023).

Lebih lanjut, Jaksa Agung mengatakan agar menjaga suasana tetap kondusif selama perhelatan kontestasi politik di Indonesia. Kemudian, ia menegaskan agar melaksanakan penegakan hukum yang tidak memihak atau imparsial, serta bebas dari kepentingan politik tertentu.

●Kepercayaan Publik Meningkat
Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan terus mengalami peningkatan. Sebelumnya, rilis survei Indikator Politik Indonesia pada 30 April 2023 menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik kepada Kejaksaan berada di level tertinggi. Yaitu, mencapai 80,6 persen dan menempatkan Kejaksaan di posisi tertinggi di antara lembaga penegak hukum lainnya.

Capaian ini menjadi yang tertinggi dalam kurun 9 tahun terakhir dan terus mengalami peningkatan. Dalam survei sebelumnya pada Februari 2023, public trust Kejaksaan baru menyentuh 77,8 persen. Dan hal ini menandakan bahwa ada peningkatan sebesar 2,8 persen.

Dalam kesempatan ini, Jaksa Agung menyampaikan rasa apresiasi kepada seluruh jajaran insan Adhyaksa yang terus menyumbangkan tenaga dan pikirannya demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya kepada para pencari keadilan, hingga pada akhirnya telah meningkatkan marwah institusi yang di cintai.

“Kerja keras penuh integritas serta pelaksanaan tugas secara profesional dan proporsional dengan mengedepankan keadilan yang didasarkan pada hati nurani yang saudara-saudara lakukan, telah menempatkan Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum paling dipercaya oleh masyarakat hingga saat ini, bahkan melampaui institusi penegak hukum lainnya,” kata Burhanuddin.

Meski demikian, Jaksa Agung mengingatkan agar capaian ini tidak membuat jemawa sebagai manusia. Pencapaian ini bukanlah sesuatu yang mudah, namun mempertahankan atau meningkatkannya justru akan jauh lebih sulit.

Untuk itu, Jaksa Agung menyampaikan kepercayaan yang dititipkan oleh masyarakat ini, jangan sampai terlukai dan tidak boleh disia-siakan, harus dijaga dan terus ditingkatkan secara berkesinambungan melalui kinerja yang bermanfaat untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

“Mari berfokus terhadap apa yang bisa kita kerjakan dengan memberikan yang terbaik pada setiap kesempatan, dengan tetap memperhatikan sense of humanity dalam setiap langkah yang kita ambil. Disamping itu, marilah kita juga tetap menjaga semangat dalam bekerja, serta bangun pencapaian positif lainnya sebagai sumbangsih institusi kita bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Jaksa Agung. ●Redaksi/Dw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *