2026-06-19 22:52

Ketua LPM NTB Apresiasi Respon Cepat Dirut RSUD R Sujono Selong Tangani Pasien Patah tulang Asal Sakra

Share

HARIAN PELITA — Manajemen  RSUD R Sujono Selong sempat dikritik dari publik setelah salah satu oknum dokter bertugas ditempat itu diduga menelantarkan pasien.

Berawal dari seorang pasien bernama Pathurrahman warga Desa Sakra dirujuk dari PKM Sakra ke RSUD R Sujono Selong  akibat patah tulang dialami setelah tejatuh dari tangga.

Ketegangan sempat terjadi antara manajemen RSUD dengan Lembaga Pengawalan Masyarakat dan Ormas Kris NTB.

Namun setelah pihak RSUD Direktur Utama RSUD R Sujono Selong dr Anjasmoro didampingi beberapa Kepala Bagian dan beberapa manajemen RSUD, Kabag Tatapem, aparat Kepolisian dan Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM) Kecamatan Selong ikut memantau jalannya mediasi, Jumat (19/06/2026).

dr Anjas sapaan akrab Dirut RSUD R Sujono Selong memaparkan kronologis permasalahan pelayanan yang menjadi penyebab.

Sorotan tersebut kesalahan pahaman antara antara petugas ditempat itu dengan keluarga pasien.

Keluarga pasien yang diwakili Ketua LPM Lalu Khaerul Amri (Miq Eleh) menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Dirut RSUD R Sujono Selong dan seluruh jajarannya atas kesalah pahaman dan sempat memicu kegaduhan di kalangan masyarakat dan di lingkungan RSUD R Sujono Selong.

“Saya mohon maaf atas kesalah pahaman ini dan mengapresiasi langkah cepat yg dilakukan oleh Pimpinan RSUD.R.Sujono Selong (dr Anjasmoro), yang mengirim salah satu personil Manajemen Rumah sakit ke kediaman pasien ( Pathurrahman) di Desa Sakra dan selanjutnya akan dilakukan perawatan medis lanjutan atas pasien tersebut.

Menurut dr Anjas kritik dan saran disampaikan kepada pihaknya sangat bermanfaat dan berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pelayanan di RSUD R Sujono Selong dan mengharap dukungan Semua pihak dalam rangka peningkatan kwalitas pelayanan. ●Redaksi/LR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *