2026-06-22 18:29

Emak Muda Bersatu Desak Percepatan Program Pro-Rakyat dan Evaluasi Pejabat Berkinerja Rendah

Share

HARIAN PELITA — Kelompok Emak Muda (EMUD) Bersatu menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Aksi mereka menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah terkait percepatan program-program yang dinilai berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ketua EMUD Bersatu Oktasari Sabil mengatakan para ibu muda memiliki kepedulian terhadap masa depan anak-anak, keluarga, dan arah pembangunan bangsa.

Menurut dia, berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat perlu mendapat dukungan sekaligus percepatan pelaksanaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Sebagai ibu muda, kami tidak hanya mengurus keluarga, tetapi juga peduli terhadap masa depan bangsa. Kami ingin program-program yang berpihak kepada rakyat terus diperkuat dan dipercepat pelaksanaannya,” kata Oktasari dalam keterangannya.

Dalam pernyataan sikapnya, EMUD Bersatu menyampaikan delapan tuntutan dan dukungan kepada pemerintah.

Pertama, mereka mendesak percepatan pembahasan dan pengesahan Undang-Undang Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut mereka, program tersebut membutuhkan landasan hukum yang kuat agar pelaksanaannya lebih terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Kedua, EMUD Bersatu meminta pemerintah dan DPR segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor. Mereka menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi dan mengembalikan kerugian negara bagi kepentingan masyarakat.

Ketiga, mereka menyatakan dukungan terhadap Koperasi Merah Putih sebagai instrumen penguatan ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, nelayan, serta ibu rumah tangga.

Keempat, EMUD Bersatu mendukung Program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kelima, mereka mendorong percepatan program ketahanan pangan nasional dan pelaksanaan proyek-proyek strategis nasional yang dinilai memiliki manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, EMUD Bersatu juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Program yang baik membutuhkan pelaksana yang baik. Karena itu, pejabat yang tidak mampu bekerja sesuai harapan rakyat perlu dievaluasi,” ujar Oktasari.

EMUD Bersatu juga menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut mereka, berbagai program yang saat ini berjalan perlu diberi kesempatan untuk dilanjutkan dan disempurnakan guna mencapai tujuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui aksi damai tersebut, EMUD Bersatu berharap pemerintah dapat mendengar aspirasi masyarakat dan mempercepat pelaksanaan berbagai program yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Mereka menegaskan partisipasi publik dalam menyampaikan aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat dan konstruktif. ●Redaksi/Satria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *