2023-11-14 4:09

Gerakan Pagi Nusantara Siap Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

Share

HARIAN PELITA — Pasangan Prabowo-Gibran hari demi hari mendapat dukungan dari berbagai kalangan, sekumpulan relawan menamakan diri ‘Gerakan Pagi Nusantara’ resmi mendeklarasikan wadahnya untuk pemenangan pasangan tersebut.

Rencananya wadah ini bakal meresmikan perkumpulanya dua minggu lagi, bersamaan dengan senam pagi bersama seluruh anggota dan masyarakat di Kebun Raya Bogor.

Ketua Umum Gerakan Pagi Nusantara HM Ali Badarudin mengatakan, pihaknya mendirikan yayasan Gerakan Pagi Nusantara (GPN), dimana menurutnya kepemimpinan Jokowi dua periode sebagai Presiden dan memajukan Indonesia perlu dilanjutkan.

“Lalu muncul calon presiden Prabowo yang disandingkan dengan Gibran, dan kita punya visi bersama Prabowo-Gibran mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045. Ini cita-cita presiden Jokowi yang perlu kita lanjutkan bersama-sama”, ungkapnya didampingi sejumlah pendiri Gerakan Pagi Nusantara.

Menurutnya, pembentukan gerakan ini untuk mengusung visi para anggotanya yaitu, memenangkan Prabowo-Gibran Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029. Lalu meningkatkan lapangan kerja berkualitas dan tetap mendorong kewirausahaan.

Dikatakan, tahapan hingga nasional diawali dengan mendirikan dahulu nama perkumpulan mereka, yang sudah ditandatangani Notaris tinggal menunggu SK Kemenkumham.

Selanjutkan diumumkan secara nasional, agar seluruh Provinsi, Kabupaten/kota, hingga Kelurahan membentuk cabang Gerakan Pagi Nusantara hanya dalam 1-2 bulan.

Keyakinan itu, menurutnya karena dewan pengarah dan dewan pakar adalah orang-orang yang memiliki organisasi besar yang bisa mensosialisasikan gerakan ini. Selain itu pihaknya juga berafiliasi dengan pendidik dan UMKM yang jumlahnya mencapai 21 juta. Kita harapkan mereka yang cinta kemajuan Indonesia bergabung dengan GPN.

Menurutnya, Indonesia butuh menjadi negara maju, sebagai negara maju bisa dilihat dari jumlah pengusaha muda. Di AS dan Jepang jumlah mereka 3 persen sementara Indonesia baru 1,2 enterprenuer masih kurang 1,8 persen lagi. Bila rakyat kita sudah mencapai itu maka Indonesia sudah jadi negara maju di 2024. •Redaksi/Satria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *