Kiper Asing Persija Jakarta Carlos Eduardo Dikecam
HARIAN PELITA — Usai laga Persib Bandung Vs Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026) tiba-tiba kiper asing Persija Jakarta Carlos Eduardo mengejar Beckham Putra kemudian mencekik lehernya.
Kontan saja cekcok itu memanas. Carlos Eduardo pun dikecam nitizen sebagai pemain berkarakter “tarkam”, emosional bukan pemain profesional.
“Lucu. Setelah pertandingan usai seharusnya kiper Carlos Eduardo tidak emosi lagi. Kalah ya kalah!. Ini malah emosi. Kan lucu,” tutur Ahmad, seorang suporter.
Sepertinya, pemain-pemain dan suporter sepakbola kita tidak pernah mengakui kekalahan klubnya. Bukan saja saat Persib melawan Persija. Tapi juga terjadi pada suporter Persipura dan PSS Sleman.
Isi stadion menjadi pelampiasan dengan menyalakan petasan dan merusak benda-benda di luar stadion.
Jadi kembali ke kiper asing Persija Jakarta Carlos Eduardo yang terlihat tak menerima kekalahan klubnya dengan menghajar Beckham Putra.
Maka pada putaran musim 2026/2027, PSSI membuat regulasi ketat kepada pemain, suporter, pelatih, official agar tidak berulah yang merusak citra sepakbola nasional.
Kita juga kerap melihat wasit diintimidasi oleh pemain. Mengepung wasit yang sudah menentukan keputusannya. Padahal wasit sudah berkomunikasi dengan VAR.
Kayaknya VAR dan wasit masih suka diprotes pemain, pelatih dan official kemudian memasuki lapangan, yang seharusnya tak boleh dilakukan.
Semoga Super Leaque 2026/2027 mendatang lebih baik dari tahun 2025/2026. ●Redaksi/HL
