RSUD Ciamis Gelar Forum Konsultasi Publik Wujud Komitmen Kualitas Pelayanan
HARIAN PELITA — Upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menyelenggarakan kegiatan Forum Konsultasi Publik.
Acara ini digelar sebagai wadah strategis untuk menjembatani aspirasi masyarakat sekaligus mengevaluasi kinerja pelayanan yang telah berjalan. Kegiatan berlangsung di Aula RSUD Ciamis pada Selasa (28/4/2026)
Acara FKP dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga mitra kerja rumah sakit.
Forum ini menjadi momentum penting untuk membuka ruang dialog yang konstruktif, guna mendapatkan masukan, saran, serta kritik yang membangun demi perbaikan berkelanjutan.
Direktur RSUD Ciamis dr Bayu Yudiawan MM menegaskan bahwa forum ini merupakan instrumen krusial dalam proses perencanaan.
Berbagai masukan dari masyarakat akan dipadukan dengan data objektif agar menghasilkan layanan yang lebih tepat sasaran dan komprehensif.
“Forum ini menjadi bahan penting dalam penetapan rencana strategis kami. Harapannya, pengembangan layanan ke depan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat,” ujarnya.
dr. Bayu menekankan bahwa fokus utama RSUD Ciamis saat ini adalah penguatan layanan penyakit katastropik.
Jenis penyakit ini dinilai memiliki dampak besar, baik dari sisi angka kematian, risiko kecacatan, maupun beban ekonomi yang ditimbulkan bagi keluarga pasien.
“Penyakit katastropik bisa membuat sebuah keluarga kehilangan daya tahan, terutama jika menyerang kepala keluarga. Selain itu, biaya pengobatannya juga sangat tinggi,” jelasnya.
Sebagai contoh, ia menyoroti kasus gagal ginjal di bidang urologi. Tanpa jaminan kesehatan, biaya terapi cuci darah dapat mencapai sekitar Rp. 16 juta per bulan atau lebih dari Rp. 170 juta per tahun.
Melalui forum ini, RSUD Ciamis menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan modern, termasuk penguatan fasilitas dan tenaga medis, guna menekan beban biaya sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien.
Selain itu, kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan kesehatan yang lebih inklusif, responsif, dan berkelanjutan di Kabupaten Ciamis,” tandasnya. ●Redaksi/Lili Romli
