2026-04-30 19:32

Nusantara Livestock and Poultry Expo 2026 Resmi Diluncurkan: Wujudkan Kemandirian Pangan Melalui Kolaborasi Industri

Share

HARIAN PELITA — Seiring  meningkatnya kebutuhan akan efisiensi dan produktivitas, Industri peternakan nasional  terus bergerak menuju arah yang lebih modern dan terintegrasi.

PT Debindo Global Expo (DEBINDO) kembali menghadirkan Nusantara Livestock and Poultry Expo 2026 resmi  diluncurkan pada 29 April 2026 di Hotel The Westin Jakarta.

Pameran ini merupakan wujud nyata komitmen DEBINDO dalam mendukung program pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan industri peternakan dan unggas nasional melalui inovasi dan kolaborasi strategis. Pameran ini akan berlangsung pada 4-7 November 2026 di Hall 5, ICE BSD City.

Penyelenggaraan ini hadir sebagai kelanjutan dari keberhasilan NLP Expo yang berlangsung pada 6–9 November 2025.

Nusantara Livestock and Poultry Expo dirancang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem peternakan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga pelaku inovasi di bidang livestock dan poultry.

Melalui kolaborasi lintas sektor,  ajang ini diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi serta praktik terbaik dalam  industri peternakan nasional untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan.

Beragam inovasi dan solusi akan dihadirkan dalam penyelenggaraan ini, mencakup produksi peternakan dan unggas, sistem kandang dan containment, mesin dan peralatan peternakan, teknologi egg farming, pakan dan nutrisi, obat serta vaksin hewan, layanan logistik,  hingga sektor akuakultur dan perikanan.

Seluruhnya dihadirkan sebagai bagian dari ekosistem industri yang terintegrasi, dengan menekankan pendekatan berkelanjutan sebagai fokus utama dalam pengelolaan peternakan modern.

Nusantara Livestock and Poultry Expo 2026 siap menghadirkan lebih dari 100 brand nasional  dan internasional yang akan menampilkan berbagai produk serta solusi inovatif, mulai  dari teknologi peternakan, pakan dan nutrisi, kesehatan hewan, hingga sistem pengolahan dan cold chain. Keragaman ini menunjukkan semakin berkembangnya industri peternakan yang kini didorong oleh integrasi teknologi.

Dalam konteks pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, sektor peternakan memegang  peranan strategis, khususnya dalam menjamin ketersediaan pangan berbasis protein hewani. Melalui penyelenggaraan pameran ini, peluang untuk memperluas kerja
sama, menarik investasi, serta memperkuat kapasitas industri diharapkan dapat semakin terbuka.

Direktur PT Debindo Global Expo, Rafidi Iqra Muhammad, menyampaikan bahwa penyelenggaraan pameran ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan dalam memperkuat daya saing industri peternakan nasional.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor yang didukung oleh inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan industri ke depan. Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan berbagai kementerian, asosiasi, dan mitra strategis diharapkan mampu mendorong penguatan ekosistem industri peternakan secara menyeluruh, mulai dari sisi produksi hingga distribusi dan hilirisasi.

Ketua IV GPPU, Asrokh Nawawi, menyampaikan bahwa Indonesia siap melangkah lebih maju  dalam industri peternakan.

Menurutnya, Nusantara Livestock and Poultry Expo 2026 hadir  sebagai wadah kolaborasi yang menyatukan pelaku dari hulu hingga hilir, mulai dari peternak, penyedia teknologi, hingga industri pendukung.

Dengan dukungan inovasi, pengembangan genetika unggul, serta penguatan hilirisasi, ia optimistis sektor peternakan akan  semakin kuat sebagai pilar ketahanan pangan nasional sekaligus mampu menciptakan nilai  tambah yang berkelanjutan. ●Redaksi/Rls

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *