2026-04-29 19:57

Indonesia Agriculture Technology Expo 2026 Resmi Diluncurkan, Kunci Perkuatan Sinergi Kemandirian Pangan Nasional

Share

HARIAN PELITA — PT Debindo Global Expo (DEBINDO) kembali menunjukkan komitmennya mendorong penguatan sektor strategis nasional dan menjadi wadah integratif untuk mendukung program-program pemerintah di sektor pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan, melalui peluncuran Indonesia Agriculture Technology (INDOGRITECH) Expo 2026 digelar pada 29 April 2026 di Hotel The Westin, Jakarta.

Pameran  ini akan berlangsung pada 4–7 November 2026 di Hall 5, ICE BSD City, dengan konsep penyelenggaraan yang semakin matang dan terintegrasi.

Kehadiran INDOGRITECH Expo 2026 menjadi langkah nyata dalam merespons tantangan sektor  pertanian yang kini dituntut untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mampu menjawab kebutuhan akan produktivitas dan ketahanan pangan nasional.

Berbagai inovasi unggulan akan dihadirkan, mencakup beragam kategori produk secara terintegrasi, meliputi benih pangan dan tanaman (food & crop seed), komoditas hortikultura dan florikultura, pupuk dan bahan kimia pertanian, traktor serta mesin pertanian, teknologi pertanian, komoditas perkebunan, solusi pascapanen dan penyimpanan, hingga energi terbarukan dan pengolahan limbah pertanian. Fokus pada praktik pertanian berkelanjutan menjadi salah satu sorotan utama dalam penyelenggaraan tahun ini.

Lebih dari 100 brand nasional dan internasional ditargetkan akan berpartisipasi, menghadirkan beragam solusi dalam kategori seperti alat dan mesin pertanian, digital agrikultur, pengelolaan air, teknologi pengolahan hasil, hingga solusi pertanian ramah lingkungan.

Hal ini mencerminkan semakin luasnya spektrum industri pertanian yang kini terhubung erat dengan inovasi teknologi.

Sejalan dengan agenda pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045, transformasi sektor pertanian menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan sistem pangan  yang tangguh dan berkelanjutan.

Melalui pameran ini, peluang kolaborasi dan investasi diharapkan dapat semakin terbuka, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

Sejumlah agenda unggulan turut dihadirkan, antara lain Nusantara Food Summit, IPB Stakeholder Forum, serta program kolaborasi bersama HKTI, termasuk kegiatan pre-event INDOGRITECH Expo yaitu SapaTani Roadshow, diharapkan dapat memperkuat sinergi dan mendorong pengembangan sektor agrikultur nasional.

Direktur PT Debindo Global Expo Rafidi Iqra Muhammad menyampaikan bahwa penyelenggaraan pameran ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat daya saing sektor pertanian Indonesia.

Ia menilai bahwa sinergi antara teknologi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global ke depan.

Ketua Harian DPN HKTI Mulyono Machmur menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya IndoGriTech Expo 2026 sebagai platform inovasi teknologi yang mampu menjawab berbagai tantangan di sektor pertanian.

Ia juga berharap pameran ini dapat mempermudah akses petani terhadap kebutuhan pertanian secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan, Kuntoro Boga Andri menyampaikan apresiasi dan berharap adanya IndoGriTech Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang eksposur, tetapi juga mampu mendorong investasi serta penguatan hilirisasi industri.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha hingga petani.

Direktur Pestisida–Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Nelson Metubun mengapresiasi inisiatif dan komitmen penyelenggaraan IndoGriTech sebagai langkah nyata dalam memajukan sektor pertanian.

Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan IndoGriTech Expo 2026 serta berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan komoditas pertanian di Indonesia.

Sebagai bentuk penguatan kolaborasi strategis lintas sektor, dalam momentum peluncuran ini juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DEBINDO dengan  Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Perkumpulan Alat dan Mesin Pertanian Indonesia (ALSINTANI), serta Asosiasi Biochar Indonesia Internasional (ABII).

Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi berkelanjutan guna  mendorong pengembangan teknologi pertanian, peningkatan akses terhadap alat dan sarana  produksi, serta percepatan adopsi inovasi di tingkat petani, sekaligus memperkuat ekosistem agrikultur nasional yang lebih terintegrasi dan berdaya saing.

Penyelenggaraan Indonesia Agriculture Technology Expo 2026 ini juga dilaksanakan bersamaan dengan peluncuran pameran Nusantara Livestock and Poultry Expo 2026, sebagai upaya menghadirkan sinergi lintas sektor antara agrikultur dan peternakan dalam satu  platform terpadu. ●Redaksi/Rls10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *