Perkuat Infrastruktur Desa, TMMD Sengkuyung Tahap III Resmi Dimulai di Desa Kedungleper
HARIAN PELITA — Komitmen Pemerintah Kabupaten Jepara bersama Kodim 0719/Jepara dalam memeratakan pembangunan di tingkat desa kembali diwujudkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026.
Upacara pembukaan program yang berlangsung di Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Rabu (15/7/2026), menandai dimulainya rangkaian pembangunan infrastruktur strategis di wilayah tersebut.
Bupati Jepara Witiarso Utomo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang terbangun antara TNI dan masyarakat.
Menurutnya, program TMMD merupakan stimulus vital dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup masyarakat perdesaan.
Akselerasi Pembangunan Infrastruktur
Fokus utama TMMD Sengkuyung Tahap III ini diarahkan pada perbaikan konektivitas transportasi untuk mendongkrak roda perekonomian lokal. Dukungan pendanaan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Jepara difokuskan pada pembangunan fisik berupa betonisasi jalan.
●Rincian proyek pembangunan infrastruktur jalan
Jalan Usaha Tani (JUT): Sepanjang 253 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,12 meter (pendanaan Provinsi Jawa Tengah).
Jalan Pemukiman: Sepanjang 700 meter dengan lebar 2,3 meter dan ketebalan 0,12 meter (pendanaan APBD Kabupaten Jepara).
Secara total, sepanjang 953 meter akses jalan akan dibangun untuk memastikan mobilitas warga maupun distribusi logistik pertanian tetap lancar, baik di musim kemarau maupun musim hujan.
Optimalisasi Ekonomi dan Kesejahteraan
Dandim 0719/Jepara, Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, S.Sos., menegaskan bahwa pembangunan akses jalan merupakan langkah strategis untuk memangkas biaya operasional para petani.
“Pembangunan akses jalan ini adalah kunci utama untuk memotong biaya operasional para petani. Ketika jalur transportasi layak, maka kesejahteraan warga dengan sendirinya akan terangkat,” ujar Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi.
Selain fokus pada infrastruktur jalan, program ini juga menyentuh aspek kesejahteraan sosial melalui rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Sebanyak 3 unit rumah milik warga kurang mampu di Desa Kedungleper menjadi target perbaikan total. Melalui semangat gotong-royong antara personel Kodim 0719/Jepara dan warga setempat, rumah-rumah tersebut akan direhabilitasi agar menjadi hunian yang lebih sehat, aman, dan layak huni.
Program TMMD ini diharapkan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemandirian serta kesejahteraan masyarakat Desa Kedungleper. ●Redaksi/Asq
