2026-07-24 21:34

TK Al-Qur’an Taman Embun Kenalkan Budaya Betawi Sejak Dini

Share

HARIAN PELITA — Menanamkan kecintaan kepada budaya Betawi telah dimulai TK Al-Qur’an Taman Embun Duri Kosambi, Cengkareng, sejak siswanya baru masuk sekolah.

Dengan pengenalan budaya sejak usia dini, diharapkan saat dewasa nanti timbul semangat untuk menjaga dan melestarikan budaya asli Jakarta tersebut.

Kepala Sekolah TK Al-Qur’an Taman Embun Elis Jazilah mengatakan, pengenalan budaya Betawi ini mendapat respons antusias dari siswa maupun orang tuanya.

Meski orang tua siswa berasal dari suku yang berbeda-beda, namun kecintaan mereka terhadap budaya Betawi tidak diragukan lagi.

Ini terlihat dari dukungan orang tua siswa yang membawa aneka makanan tradisional Betawi seperti: kue putu mayang, kue cincin, cucur, biji ketapang, asinan, dan roti buaya. Tidak ketinggalan ada juga minuman es selendang mayang dan bir pletok.

“Kita juga secara khusus mengundang dua seniman palang pintu. Satu di antara mereka mengantar siswa baru dan orang tuanya. Satu seniman lagi bersama kepala sekolah dan Dewan Pembina TK Al-Qur’an Taman Embun Bapak H Dunih Mutani yang juga ditemani siswa lama dan orang tuanya. Ini sebagai simbol penyerahan anak oleh orang tua secara resmi kepada sekolah untuk dididik,” ujar Kepala Sekolah TK Al-Qur’an Taman Embun Bunda Elis Jazilah, Jumat (24/07/2026).

Bunda Elis menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari muatan lokal (mulok) yang dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah sesuai Peraturan Daerah (Perda) DKI No 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi  dan Undang-Undang No 2 Tahun 2024 tentang Pemajuan Kebudayaan Betawi.

“Semoga dengan kegiatan ini siswa makin cinta dengan budaya Betawi, sesuai dengan pepatah di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Artinya jika kita tinggal di Betawi maka nilai-nilai religius, toleran, dan peduli sesama yang menjadi ciri khas orang Betawi kita pertahankan,” ucapnya. ●Redaksi/Ris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *