2026-07-16 17:28

A Little White Lie Hadirkan Drama Reuni SD Berujung Skandal, Cinta, dan Rahasia Besar, Calista Arum: “Semua Orang Punya Kebohongan Kecil”

Share

HARIAN PELITA — Sebuah reuni sekolah dasar yang seharusnya menjadi ajang melepas rindu berubah menjadi awal terbongkarnya skandal, pengkhianatan, hingga rahasia kelam tersimpan selama bertahun-tahun.

Premis inilah dihadirkan dalam serial terbaru A Little White Lie, produksi Unlimited Production untuk MAXSTREAM TV.

Mengusung genre drama romantis yang dipadukan dengan misteri dan konflik keluarga, serial garapan sutradara Sondang Pratama dengan naskah karya Cassandra Massardi ini menawarkan cerita yang dekat dengan kehidupan, sekaligus penuh kejutan emosional.

Calista Arum memerankan Ocha, mantan murid teladan yang hidupnya mendadak berubah setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dalam kondisi terpuruk, ia menghadiri reuni SD di Hotel Gala, tempat yang justru menjadi awal dari terbukanya berbagai kebohongan yang selama ini disimpan para sahabatnya.

“Saya melihat Ocha sebagai perempuan yang kuat, tetapi menyimpan banyak luka. Dia ingin terlihat baik-baik saja di depan semua orang, padahal hidupnya sedang hancur. Dari situ penonton akan melihat bagaimana satu kebohongan kecil bisa berkembang menjadi persoalan yang jauh lebih besar,” ujar Calista Arum.

Di reuni tersebut, Ocha kembali bertemu Bintang (Junior Robert), pria yang selama ini ia yakini sebagai penulis surat-surat anonim yang pernah menjadi penyelamat hidupnya setelah kedua orang tuanya meninggal dalam kecelakaan tragis.

Namun, perjalanan Ocha justru menyeretnya pada konflik baru. Ia mengetahui sahabat-sahabatnya ternyata juga menyimpan rahasia.

Harlan yang selama ini dianggap berasal dari keluarga kaya ternyata bekerja sebagai penjual daging di pasar. Kian diam-diam berselingkuh dengan Jeannette, sementara Quinn memilih menggugat cerai hingga membuat persahabatan mereka berada di ujung perpecahan.

Konflik semakin memanas ketika Adit (Jerome Kurnia) harus mempertaruhkan Hotel Gala milik keluarganya yang terancam diambil alih sang ayah, Ben (Donny Damara), akibat krisis citra.

Untuk menyelamatkan hotel tersebut, Adit menggandeng Bintang, pemilik perusahaan branding consultant, yang kemudian mengajak Ocha bergabung dalam timnya.

Di sinilah lahir kebohongan pertama Ocha. Demi menjaga harga diri di hadapan teman-temannya, ia berpura-pura masih hidup berkecukupan dan mengaku membutuhkan ponsel terbaru sebagai syarat bekerja.

Menurut Junior Robert, serial ini tidak hanya berbicara tentang kisah cinta, tetapi juga mengenai pilihan hidup.

“Yang menarik dari Bintang adalah dia terlihat sukses, tetapi sebenarnya sedang berjuang mempertahankan perusahaannya. Semua karakter di serial ini punya sisi rapuh yang mungkin juga pernah dialami banyak orang.”

Sementara itu, Jerome Kurnia menilai karakter Adit menjadi salah satu sosok yang paling kompleks dalam cerita.

“Adit mencintai Ocha dengan caranya sendiri. Dia memilih mencintai dalam diam, bahkan rela menyembunyikan identitasnya sebagai penulis surat-surat penyemangat agar Ocha tetap bisa bangkit dari masa lalunya.”

Rahasia terbesar akhirnya terungkap ketika Ocha mengetahui bahwa penulis surat-surat anonim yang selama ini ia yakini adalah Bintang ternyata bukan dirinya. Sosok yang selama bertahun-tahun diam-diam mengirimkan surat penyemangat itu justru Adit.

Belum selesai sampai di situ, Ocha kembali dihantam kenyataan pahit saat mengetahui Ben ternyata diduga memiliki keterkaitan dengan kecelakaan tabrak lari yang merenggut nyawa kedua orang tuanya.

Konflik emosional semakin dalam ketika perusahaan Bintang berada di ambang kebangkrutan. Demi membayar hak para karyawannya, ia terpaksa meminjam uang kepada Ben. Sebagai imbalannya, Ben meminta Bintang menghancurkan Adit agar Hotel Gala jatuh ke tangannya. ●Redaksi/Satria

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *