2023-07-02 15:12

Diduga Main Perkara Narkoba Oknum Jaksa Ditangkap Kejati Riau

Share

HARIAN PELITA — Oknum jaksa SH ditangkap tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau merupakan jaksa perempuan yang bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis.

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi (Asintel Kejati) Riau Marcos Marudut Mangapul Simaremare membenarkan adanya penangkapan jaksa inisial SH.

SH tak lain merupakan jaksa yang bertugas di kantor Kejari Bengkalis. Sekedar informasi, oknum penegak hukum ini diamankan Tim Pengamanan (PAM) Sumber Daya Organisasi (SDO) Kejati Riau pada Kamis (4/5) di Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.

“Hari Kamis pagi kita dapat informasi ada seseorang di luar oknum jaksa dilaporkan melakukan kegiatan tercela,” jelasnya, Senin (8/5/2023).

SH diduga meminta sejumlah uang terkait penanganan perkara narkotika. Yang bersangkutan ditangkap saat tiba di Batam, Kepulauan Riau bersama keluarganya.

Dalam laporan itu, ada permintaan sejumlah uang terkait perkara narkotika. Orang yang dilaporkan itu di luar kejaksaan dan masih ada kaitan dengan oknum jaksa SH.

“Ternyata setelah kita teliti, ada kaitannya dengan perkara narkotika. Kita tanyalah jaksa yang bersangkutan berada di mana, ternyata berada di luar kota. Kita minta datang,” ungkapnya.

Kendati demikian, SH kini tengah diperiksa oleh Kejati Riau. Saat penangkapan, SH langsung dibawa dan di interogasi. Didalam laporan tersebut, ada seseorang yang meminta uang terkait pengurusan perkara narkoba.

Laporan itu mengarah kepada SH. SH merupakan JPU dalam perkara narkotika ini dan perkaranya tengah disidangkan di PN Bengkalis. Kejati Riau hingga kini tengah mendalami terkait oknum jaksa yang meminta uang tersebut.

Namun, pihak Kejati Riau belum bisa memastikan jumlah nominal uang yang diminta oleh SH. Karena, SH masih menjalani pemeriksaan Tim Pengawas Kejaksaan Tinggi Riau.

“Yang dilaporkan minta uang untuk perkara narkotika ditangani kejaksaan yang sedang sidang. Berapa nominal yang dilaporkan masih kami dalami terus karena ini terkait kasus narkoba,” kata Asintel Kejati Riau. ●Red/Dw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *