Dukungan Menguat, KH Najihun Pantas Pimpin PKB Jakbar
HARIAN PELITA — Arus bawah kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta Barat (Jakbar) terus menggema.
Keinginan kader akan adanya perubahan di struktur Ketua DPC PKB Jakarta Barat mengerucut kepada sosok muda potensial yaitu KH Najihun.
KH Najihun dinilai para kader pantas menggantikan H Ruslan. Keilmuan, ketokohan, dan rekam jejak yang sangat dekat dengan ulama dan pesantren membuatnya diterima semua kalangan.
“Luar biasa dia kalau jadi Ketua Tanfidz di Jakbar. Selama ini dia jadi Ketua Dewan Syura kewenangannya terbatas hanya nasehat. Kalau dia jadi Ketua Tanfidz dia punya kewenangan lebih. Dia dekat dengan ulama dan berpendidikan. Multikompetenlah dia orangnya,” ujar seorang kader dari Cengkareng yang enggan disebut namanya, Rabu (22/4/2026) malam.
Menurutnya, nama KH Najihun diusung berdasarkan usulan Muscab. Semula hanya ada lima calon. Namun, peserta Muscab secara bulat dan mufakat menambah nama KH Najihun sehingga menjadi enam calon.
“Waktu namanya disebut rame banget, karena kita butuh perubahan. Kita butuh regenerasi dan harapannya agar bisa bawa PKB lebih maju lagi,” katanya .
Sementara itu, dukungan juga datang dari kader di wilayah Kembangan. Sosok KH Najihun dinilai merakyat dan mengayomi di segala bidang, baik bidang keagamaan maupun organisasi kemasyarakatan.
“KH Najihun bisa menyatu dengan siapa saja. Dengan yang muda dia merangkul dengan yang tua dia juga diterima,” katanya.
Kader tersebut menambahkan, bukti KH Najihun diterima semua kalangan bisa dilihat dari dukungan 6 PAC yang secara bulat menjagokan KH Najihun.
“Ada enam PAC yang mendukung yaitu: Tambora, Tamansari, Kebon Jeruk, Kembangan, Cengkareng dan Palmerah,” ucapnya.
Dia menambahkan, KH Najihun pantas memimpin PKB dalam rangka peremajaan organisasi, karena sosoknya yang diterima semua kalangan.
Terkait besarnya dukungan kader, KH Najihun hanya mengucapkan syukur dan terima kasih. Alhamdulillah, kalau dipercaya,” ucapnya.
Meski punya massa yang cukup besar karena lahir dari kalangan pesantren dan memiliki yayasan pendidikan yang sudah lama mengabdikan diri di masyarakat, KH Najihun tidak jumawa dan tetap merendah.
“Ini amanah luar biasa yang harus saya jaga. Namun, saya juga punya keinginan agar PKB diterima Gen-z dan saya siap menjembatani dengan program-program yang sesuai kebutuhan mereka mulai dari bidang kuliner, UMKM, hingga pengolahan sampah dengan teknologi tepat guna,” tegasnya. ●Redaksi/Dun
