Politisi Muda DR Gema Dorong Penguatan Organisasi Tingkat Bawah
HARIAN PELITA — Partai Demokrat mendeklarasikan diri sebagai organisasi terbuka bagi siapa saja ingin membesarkan partai di Nusa Tenggara Barat.
Terutama bagi tokoh muda ingin menjadi politisi berbakat dan loyal terhadap pengembangan partai.
Penegasan itu disampaikan langsung Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron saat berkunjung ke Sembalun, Lombok Timur, baru-baru ini.
Khaeron menyampaikan jika ada tokoh muda hebat yang ingin bergabung, membuka pintu selebar-lebarnya. Khaeron juga menegaskan para kader lama tidak perlu merasa terancam.
Khaeron dihadapan kader Partai Demokrat menyebut, bahwa Partai Demokrat adalah partai inklusif merangkul keragaman identitas dan siap menampung siapa pun yang memiliki visi yang sama untuk memajukan partai dan masyarakat.
Menurut Khaeron langkah ini dilakukan dengan tujuan menyatukan aspirasi, menegakkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat.
“Untuk itu, kami berkomitmen membangun kekuatan dari akar rumput,” ungkapnya.
Menjelang Musyawarah Daerah DPD Demokrat NTB membuka pintu selebar lebarnya bagi tokoh muda yang ingin berjuang bersama dan berkomitmen kuat membesarkan partai bahkan untuk posisi strategis dan posisi pemimpin partai.
Khaeron juga meminta kepada kader lama yang sudah lebih dulu berjuang di partai tidak bersikap protektif dan eksklusif bisa berdampak menghambat pertumbuhan dan perkembangan partai di Nusa
Tenggara Barat khususnya.
“Kehadiran tokoh-tokoh muda dan kuat yang punya inovasi kita butuhkan untuk bisa memotivasi kader partai, juga untuk meningkatkan kualitas diri demi membesarkan dan mengembangkan Partai,” tegasnya.
Dr Gema Ahmad Muzakir, seorang praktisi akrab disapa Gema, terus memperkuat komunikasi dan konsolidasi dengan kader Demokrat di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Barat.
Gema sudah menjadi loyalis partai sejak tahun 2008 dan resmi menjadi kader pada tahun 2022.
Ia menilai tantangan politik ke depan semakin dinamis sehingga Demokrat harus lebih hidup dan berkembang di tengah masyarakat, bukan hanya muncul saat momen politik, tapi harus bergerak aktif dan masif bila ingin tampil sebagai pemenang dihati rakyat maupun dikancah perpolitikan. ●Redaksi/Lalu Rusnan
