2026-07-10 5:53

Propindo Meminta Aparat Tolak Beking Kasus Korupsi

Share

HARIAN PELITA — Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Profesi Pengacara Indonesia (DPP Propindo) sangat mendukung upaya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto  memberantas seluruh koruptor dan tindak kejahatan mafia lainnya yang merugikan negara hingga ke akar- akarnya.

Sekjen DPP Propindo Heikal Safar SH menyampaikan hal ini terkait adanya pengungkapan sekaligus penggeledahan diberbagai lokasi mengenai dugaan tiga kasus korupsi raksasa. Penggeledahan dijaga sejumlah aparat baik TNI dan Polri.

Heikal mengatakan penegakkan hukum terhadap seluruh kejahatan korupsi yang merugikan negara telah sesuai dengan visi dan misi organisasi advokat Propindo yang ia pimpin. Menurutnya Propindo sebagai garda terdepan dalam menegakkan keadilan yang bermartabat serta mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Oleh karenanya Negara Kesatuan Republik Indonesia harus terbebas dari korupsi, oleh sebab itu seluruh institusi aparat penegak hukum yang terkait wajib menjadi teladan bagi seluruh rakyat Indonesia agar dengan sunguh-sungguh memberantas mafia korupsi raksasa tersebut,” terang Heikal Safar, Kamis (9/7/2026).

Untuk itu, DPP Propindo memohon dengan hormat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi total terhadap kebobrokan aparat penegak hukum. Pasalnya situasi dan kondisi negeri saat ini sedang tidak baik-baik saja.

Lantaran sejumlah kasus korupsi besar lainnya juga masih ada dan belum terungkap. Selain kasus yang saat ini telah terungkap terkait dugaan korupsi pengadaan batu bara memicu blackout. Kemudian, kasus PT Asabri (Persero) hingga kasus penyelesaian utang dari PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.

Sebelumnya, Kortas Tipikor Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya menggeledah money changer dan kafe de’ Clan di Cipete, Jakarta Selatan. 12 titik tempat kejadian perkara digeledah polisi terkait kasus korupsi ini.

“Sedangkan di wilayah Jakarta Selatan ada sekitar 4 hingga 5 titik, ada juga di beberapa titik di Pacific Place termasuk ada di daerah Kuningan, Sudirman, ini juga menuju wilayah Bogor,” ujar Sekjen  DPP Propindo mengutip pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.

Ia juga mendorong peran aktif seluruh organisasi advokat di Indonesia memastikan seluruh advokatnya tidak lagi menjadi penonton pasif melainkan aktor yang ikut berperan aktif mengawal dan mendukung Pemerintah.

Hal ini terkait isu- isu strategis dalam setiap tahapan sistem peradilan guna memberantas seluruh koruptor raksasa yang merugikan keuangan negara. Sekjen DPP Propindo mengajak seluruh organisasi advokat di Indonesia membangun solidaritas organisasi   untuk bersatu dan mengesampingkan ego demi penegakan hukum yang lebih baik.

“Oleh karenanya demi terciptanya kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Libatkan secara aktif organisasi -organisasi advokat, organisasi keagamaan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh rakyat Indonesia untuk memburu para koruptor raksasa diseluruh tanah air Indonesia,” ujarnya. ●Redaksi/Dw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *