2026-07-20 4:21

Panaskan Mesin Politik Partai Ummat Ingin Rakyat Berdaulat

Share

HARIAN PELITA — Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat periode 2025-2030 melaksanakan safari politik untuk memanaskan mesin pantai.

Ketua Harian DPP Partai Ummat.Heikal Safar bersilaturahmi mengunjungi Sufmi Dasco Ahmad selaku Ketua Harian DPP Partai Gerindra dan pimpinan DPR RI di Senayan, Jakarta.

Heikal mengungkapkan bahwa Partai Ummat akan selalu mendukung segala program pemerintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dukungan tersebut dimaksudkan untuk kepentingan rakyat Indonesia. Apalagi, program pemerintah menurutnya ditujukan bagi masyarakat yang masih berada dibawah garis kemiskinan.

“Partai Ummat ingin agar rakyat Indonesia berdaulat penuh dan mendapatkan manfaat yang sebesar-besarnya dari kemakmuran sumber daya alam kita, oleh sebab itu, langkah apapun yang dilakukan pemerintah saat ini untuk mensejahterakan rakyat akan selalu kami dukung,” tegas Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar, Minggu (19/7/2026).

Menurut dia, pada saat Milad dan Munas Partai Ummat pada awal Mei 2026 lalu telah disampaikan oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat H. M Amien Rais bahwa Presiden Prabowo Subianto  harus terus melakukan kerja nyata yang dapat mensejahterakan rakyat.

Karena kekayaan alam Indonesia begitu berlimpah yang selama ini masih banyak terjadi kebocoran maupun eksploitasi masif oleh pihak oligarki. Sehingga rakyat masih banyak yang hidup jauh dibawah garis kemiskinan.

“Kami di Partai Ummat selalu memimpikan negara kita menjadi negara kaya raya, adil, makmur dan sentosa atas ridho Allah,” kata Heikal.

Selain itu, Heikal pun sempat berdiskusi dengan Ketua DPP Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad terkait dengan rencana Undang-Undang Pemilu yang akan segera dibahas di parlemen. Kata dia, Partai Ummat berharap Undang-Undang Pemilu mengakomodasi semua kepentingan partai politik, baik yang ada di Senayan maupun tidak sehingga suara rakyat sekecil apapun tidak hilang.

“Pengalaman pemilu 2024 yang lalu menjadi pelajaran bagi kita semua dimana sekitar 17 juta suara hilang tidak jadi kursi,” tutur Heikal.

“Makanya kita sampaikan ke pak Dasco selaku pimpinan DPR agar nantinya UU Pemilu yang dirancang jangan lagi malah mengulang hilangnya suara pemilih tersebut karena sistem Pemilu yang tidak sesuai dengan corak keberagamaan bangsa Indonesia,” imbuhnya.

Heikal Safar rencananya akan terus menerus melakukan kunjungan kerja dan bersilaturahmi ke seluruh pemangku kepentingan di Indonesia. Lanjutnya, agar apa yang diperjuangkan Partai Ummat bisa dipahami oleh semua kalangan dan dapat bersinergi untuk menjadikan Indonesia sebagai negeri ‘ Baldatun Tayyibatun Wa rabbun Ghafur’. Menurutnya sebagaimana yang dicita-citakan oleh para Founding Mothers dan Fathers Republik Indonesia.

“Kami akan terus datangi para tokoh, sesepuh, ulama, kaum cendikiawan dan lain sebagainya agar kami bisa berdiskusi dan mendapatkan masukan bagaimana seharusnya Indonesia ini ditata kedepannya bersama-sama,” tandanya.

Kemudian, diutarakan Heikal Partai Ummat pun akan menyambangi tokoh-tokoh serta pemimpin di dunia Internasional untuk mendapatkan gambaran kondisi geopolitik dalam membangun Indonesia kedepan.

Partai Ummat akan merumuskan  gagasan genuine dari Partai Ummat dalam membangun Indonesia ke depan. Heikal optimistis Partai Ummat bisa memenangkan Pemilu 2029. ●Redaksi/Dw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *