2024-07-09 17:55

H Kamsul Hasan, Ahli Pers Itu Telah Tiada || Catatan Nazar Husain

Share

H KAMSUL HASAN, sosok yang saya kenal pertama kali bertemu dengan beliau ketika saya ditugaskan di wilayah Pemerintah Kota Jakarta Selatan tahun 2000.

Ketika itu Almarhum H Kamsul Hasan datang ke Kantor Wali Kota menemui wartawan Poskota Anton Pulung. Ada berkas yang perlu diurus, kalau tidak salah urusan Golden Truly.

Dari sana saya pun kerap berkomunikasi sebagai wartawan junior Harian Umum Pelita (cetak), bahkan kerap saya dinasehati agar saya menekuni bidang jurnalistik yang benar.

Dikalangan wartawan pun sosok Almarhum H Kamsul Hasan menjadi panutan (mentor) bagi wartawan-wartawan junior dan senior. Ia menjadi sosok kebanggaan dan dihormati.

Kenangan yang paling saya ingat ketika menjadi tim penguji di Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada tahun 2014 silam. Ketika itu saya ikut UKW angkatan ke-3 di Kampus ISIP Lenteng Agung.

Ketika itu Almarhum H Kamsul Hasan pun banyak memberikan motivasi agar semua wartawan lulus UKW. Meskipun UKW saat itu seper ketat. Tapi alhamdulilah saya lulus.

Tidak lama kemudian, Almarhum pun dikabarkan sakit, sehingga beberapa kali berobat ke Penang. Ditengah sakit itu, perjuangannya untuk menghadiri acara-acara patut dihargai. Meski sakit, H Kamsul Hasan tetap menghadirinya, termasuk ke Kongres PWI di Bandung.

Almarhum H Kamsul Hasan merupakan mantan Ketua PWI Jaya dua periode.  Ia juga aktif sebagai tenaga ahli di Dewan Pers dan beberapa kementerian khususnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

H Kamsul Hasan adalah ombudsman sekaligus kuasa hukum dari Media Akutahu. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana jurnalistik dari Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta dan memperoleh gelar Sarjana Hukum dan Magister Hukum dari STIH Iblam Jakarta

Almarhum H Kamsul Hasan tercatat sebagai Ketum LKBPH PWI Pusat/Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Pusat.

Almarhum juga kerap menulis di kolom “Pelita Hati” di HarianPelita.id, penerus koran cetak Harian Umum Pelita. Tulisannya berkisar soal Pers dan kewartawanan.

Bahkan Almarhum H Kamsul Hasan menyandang predikat seorang “Ahli Pers”, predikat yang mendapat penghormatan dari seluruh kalangan insan Pers.

Kini, H Kamsul Hasan telah tiada, meninggalkan dunia pers yang sangat dia banggakan dan dicintainya, sejak menjadi wartawan Poskota.

Insya Allah husnul khotimah, diampuni segala dosanya, dijadikan kuburnya sebagai taman-taman surga, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, Allahumma Aamiin. ●●●●

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *